Saturday, 12 October 2013

KISAH SAHABAT NABI SAW YANG MELIHAT AURAT WANITA

KISAH SAHABAT NABI SAW YANG MELIHAT AURAT WANITA

Ketika salah seorang sahabat Ra (dalam riawayat yang tsiqah) melihat aurat seorang wanita dengan sengaja, maka ia merasa telah berbuat dosa yang sangat besar dan ia pun menyendiri ke atas gunung dan tidak mau lagi melihat wajah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam karena dia merasa tidaklah pantas matanya melihat wajah beliau karena mata itu telah berbuat zina.

Dan setelah beberapa hari Rasulullah menanyakan orang itu karena beberapa hari Rasulullah tidak melihatnya, maka sayyidina Abu Bakr As Shiddiq Ra mendatanginya ke gunung dan berkata kepada orang itu: "engkau dipanggil oleh Rasulullah", orang itu menjawab: "aku tidak mau melihat wajah Rasulullah, mataku tidak lagi pantas memandang beliau karena telah berbuat dosa", maka sayyidina Abu Bakr berkata:

"ini adalah perintah Rasulullah", maka ia pun datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam

dan ketika itu Rasulullah sedang melakukan shalat maghrib, dan ketika ia mendengar bacaan Rasulullah dari kejauhan, ia pun terjatuh dan roboh karena tidak mampu mendengarkan lantunan suara indah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, maka ia diberdirikan oleh sayyidina Abu Bakr As Shiddiq dan dibimbing untuk terus masuk ke shaf shalat dan setelah selesai shalat, ketika orang-orang mulai berdiri dan keluar dari shaf shalat, ia hanya tertunduk saja, maka Rasulullah memanggilnya dan berkata :

"kemarilah mendekat kepadaku", ia mendekat hingga lututnya bersatu dengan lutut nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam namun ia tetap menundukkan kepalanya dan berkata:

"wahai Rasulullah, aku tidak mau lagi melihat wajahmu karena mataku sudah banyak berbuat dosa",

maka Rasulullah berkata :"mohonlah ampunan kepada Allah", maka ia berkata: "aku meyakini bahwa Allah Maha Pengampun, namun mata yang sudah banyak berbuat dosa ini tidak lagi pantas melihat wajahmu wahai Rasulullah", ia masih terus menundukkkan kepalanya maka rasulullah berkata : "angkatlah kepalamu!!", maka ia pun mengangkat kepalanya perlahan lahan dan beradu pandang dengan Rasulullah, lalu ia kembali menundukkan kepalanya dan menangis di pangkuan Rasulullah kemudian wafat dipangkuan beliau shallallahu 'alaihi wasallam.

Maka para sahabat pun kaget dan iri dengan orang itu karena walaupun mereka berjihad siang dan malam namun mereka tidak sempat mendapatkan kesempatan untuk wafat dipangkuan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, dan ketika itu air mata Rasulullah mengalir dan jatuh di atas wajah orang itu.

Subhanallah

... Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci ...

 Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkan, maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala.





THE PROPHET OF THE PROPHET'S WORDS WHO ARE SEEKING A WOMAN

When one of his Companions, Ra (in the riawayat who tsiqah), saw a woman deliberately intentionally, she felt that she had committed a great sin and she was alone on the mountain and did not want to see the face of Allah's Messenger (sallallaahu 'alaihi wasallam) because she felt it was not appropriate his eyes saw his face because the eye had committed adultery.

And after a few days Rasulullah asked him for a few days when the Messenger of Allah did not see it, then sayyidina Abu Bakr As Shiddiq Ra came to him and said to the man: "The Messenger of Allah is called to you", the man replied: "I do not want to see the face of the Messenger of Allah, my eyes no longer deserve to look upon him for sinning ", then sayyidina Abu Bakr said:

"This is the order of the Messenger of Allah", then he came to the Messenger of Allah (ﷺ) 'alaihi wasallam

and at that time the Messenger of Allah was performing a maghrib prayer, and when he heard the Prophet's reading from afar, he fell and collapsed because he could not hear the glorious sound of the Messenger of Allah (ﷺ), then he was founded by sayyidina Abu Bakr As Shiddiq and guided to keep coming in to shaf shalat and after the prayer, when people began to stand up and out of the prayer shaft, he just bowed down, then the Messenger summoned him and said:

"Come near me", he approached his knees united with the knee of the Prophet Muhammad sallallaahu 'alaihi wasallam but he still bowed his head and said:

"O Messenger of Allah, I do not want to see your face again because my eyes have done a lot of sin",

then he said: "I believe that Allah is Forgiving, but this sinful eye no longer deserves to see your face, O Messenger of Allah", he continues to lower his head. The Messenger of Allah said: raise your head !! ", then he raised his head slowly to land and met with the Messenger of Allah, then he again bowed his head and wept in the lap of the Messenger of Allah and died on his lap he shallallahu 'alaihi wasallam.

So the companions were shocked and jealous of the person because although they strived day and night but they did not get the opportunity to die up Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, and then the tears of the Prophet flowed and fell on the face of the person.

Subhanallah

... Hopefully this writing can open the door of our heart that has long been locked ...

 Rasulullah SAW said, "Whoever submits 1 (one) knowledge and only one who practices, even though the one who conveyed no (died), he will still receive a reward.

No comments:

Post a Comment